Sabtu, 28 Agustus 2010

program mesin

Studi Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan Dan Teknik Mekanik Otomotif se-Kota Malang Tahun Ajaran 2009/2010

ABSTRAK

Studi Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan Dan Teknik Mekanik Otomotif se-Kota Malang Tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sumarli, M.Pd., M.T, (2) Drs. Solichin, S.T., M.Kes.

Kata kunci: Studi Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan persiapan pembelajaran dalam implementasi KTSP oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif di Kota Malang; (2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dalam implementasi KTSP oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif di Kota Malang; dan (3) Mendeskripsikan penilaian pembelajaran dalam implementasi KTSP oleh Guru SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif di Kota Malang.

Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang mendeskripsikan variabel-variabel penelitian (persiapan pembelajaran dalam implementasi KTSP, pelaksanaan pembelajaran dalam implementasi KTSP, dan penilaian pembelajaran dalam implementasi KTSP) secara sistematik ke dalam sebuah nilai/kriteria berdasarkan data faktual pada saat penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi KTSP oleh guru SMK Program Keahlian Tekik Pemesinan dan Teknik Mekanik Otomotif di Kota Malang pada tahun ajaran 2009/2010 sudah baik meskipun dengan karakteristik yang berbeda-beda dilihat dari segi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, serta lama mengajar. Kualifikasi baik yaitu dengan nilai kriteria 72,75% dari para guru dapat dilihat dari persiapan pembelajaran (penyusunan, pengembangan, dan pemahaman rencana pembelajaran). Untuk pelaksanaan pembelajaran (meliputi penyampaian materi pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran, pemakaian media pembelajaran, serta penerapan strategi pembelajaran) pada kegiatan pembelajaran teori dan praktek, digambarkan dengan kualifikasi sangat baik yaitu dengan nilai kriteria 82,68% dari para guru. Sedangkan penilaian pembelajaran (meliputi kriteria penilaian, komponen, jenis penilaian, serta bentuk penilaian) yang digunakan dan diterapkan oleh para guru dalam pembelajaran selama ini digambarkan dengan kualifikasi baik yaitu dengan nilai kriteria 77,91%. Dan penjabaran lain dari implementasi pembelajaran KTSP oleh para guru tersebut juga sudah tergolong pada klasifikasi tinggi.

Saran yang dapat diberikan mengenai hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pada tahun ke-4 penerapan KTSP sebagai kurikulum nasional, dalam implementasi KTSP hendaknya setiap guru memiliki kemampuan individu dalam mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan tujuan dan prosedur pengembangan KTSP untuk menunjang dalam menyeimbangkan antara kemampuan internal dan eksternal sekolah serta input dan output dari peserta didik. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) intinya adalah sekolah yang mencetak lulusan yang siap kerja. Kerjasama yang baik, flexibel, dan berkelanjutan antara sekolah dan Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI) sangat berpengaruh dalam proses dan hasil pembelajaran di SMK. Para guru dalam pelaksanaan pembelajaran dalam KTSP juga harus memperhatikan ketercapaian proses dan hasil pembelajaran peserta didik dalam arah tersebut (DU/DI). Sedangkan faktor-faktor yang terkait dalam penilaian pembelajaran dalam KTSP di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hendaknya disesuaikan dengan ketercapaian peserta didik dalam memenuhi standar DU/DI.




MESIN CNC, APA & BAGAIMANA




Manfaat komputer saat ini cukup beragam mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, industri dan bisnis. Dunia anak telah lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer. Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi (misalnya CNC, sebuah mesin serba guna dalam industri metal) sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan kita bayangkan sulit apabila dikerjakan secara manual.
1. Pendahuluan
Awal lahirnya mesin CNC (Computer Numerically Controlled) bermula dari 1952 yang dikembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas nama Angkatan Udara Amerika Serikat. Semula proyek tersebut diperuntukkan untuk membuat benda kerja khusus yang rumit. Semula perangkat mesin CNC memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang besar. Pada tahun 1973, mesin CNC masih sangat mahal sehingga masih sedikit perusahaan yang mempunyai keberanian dalam mempelopori investasi dalam teknologi ini. Dari tahun 1975, produksi mesin CNC mulai berkembang pesat. Perkembangan ini dipacu oleh perkembangan mikroprosesor, sehingga volume unit pengendali dapat lebih ringkas.
Dewasa ini penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala bidang. Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat banyak
.

2. Jenis Mesin CNC
Di industri menengah dan besar, akan banyak dijumpai penggunaan mesin CNC dalam mendukung proses produksi. Secara garis besar, mesin CNC dibagi dalam 2 (dua) macam, yaitu :
a. Mesin bubut CNC
b. Mesin frais CNC
Gambar 1. Mesin Bubut CNC
Gambar 2. Mesin Frais CNC
3. Cara Mengoparasikan Mesin CNC
Secara umum, cara mengoperasikan mesin CNC dengan cara memasukkan perintah numeric melalaui tombol-tombol yang tersedia pada panel instrument di tiap-

tiap mesin. Setiap jenis mesin CNC mempunyai karakteristik tersendiri sesuai dengan pabrik yang membuat mesin tersebut. Namun demikian secara garis besar dari karakteristik cara mengoperasikan mesin CNC dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu :
a. Sistem Absolut
Pada sistem ini titik awal penempatan alat potong yang digunakan sebagai acuan adalah menetapkan titik referensi yang berlaku tetap selama proses operasi mesin berlangsung. Untuk mesin bubut, titik referensinya diletakkan pada sumbu (pusat) benda kerja yang akan dikerjakan pada bagian ujung. Sedangkan pada mesin frais, titik referensinya diletakkan pada pertemuan antara dua sisi pada benda kerja yang akan dikerjakan.
Gambar 3. Referensi Absolut
b. Sistem Incremental
Pada system ini titik awal penempatan yang digunakan sebagai acuan adalah selalu berpindah sesuai dengan titik actual yang dinyatakan terakhir. Untuk mesin bubut maupun mesin frais diberlakukan cara yang sama. Setiap kali suatu gerakan pada proses pengerjaan benda kerja berakhir, maka titik akhir dari gerakan alat potong itu dianggap sebagai titik awal gerakan alat potong pada tahap berikutnya.
Gambar 4. Referensi Inkremental
Sejalan dengan berkembangnya kebutuhan akan berbagai produk industri yang beragam dengan tingkat kesulitan yang bervariasi, maka telah dikembangkan berbagai variasi dari mesin CNC. Hal ini dimaksud untuk memenuhi kebutuhan jenis pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Berikut ini diperlihatkan berbagai variasi mesin CNC.

Gambar 5. Mesin Bubut CNC Modern

Gambar 6. Mesin Frais CNC Modern
4. PC untuk Mesin CNC
PC (Personal Computer) sebagai perangkat input bagi mesin CNC sangat penting peranannya untuk memperoleh kinerja mesin CNC. Oleh karena itu setiap pabrik yang memproduksi mesin CNC juga memproduksi atau merekomendasi spesifikasi PC yang digunakan sebagai input bagi mesin CNC produksinya.
Pada mesin CNC untuk keperluan unit latih (Training Unit) atau dengan operasi sederhana, baik tampilan pada monitor maupun eksekusi program, maka PC yang dipergunakan sebagaimana pada mesin CNC jenis LOLA 200 MINI CNC, LEMU IITM, EMCO TU, maupun yang sejenis.
Gambar 7. Tampilan Monitor 1
Tampilan pada gambar di atas dihasilkan oleh PC dengan spesifikasi minimum :
.. System Unit: IBM PC or compatible (80286 and up)
.. Operating System: MS-DOS or PC-DOS version 3.0 or later
.. Main Memory: 640KB RAM minimum
.. Hard Disk Space: 2MB
.. Display: Standard VGA
.. Input Device: Mouse
Perkembangan jenis pekerjaan yang menggunakan peranan mesin CNC sejalan dengan kebutuhan teknologi manufaktur semakin meningkat. Oleh karena itu dikembangkan pula perangkat PC yang dapat melayani mesin CNC dengan kinerja yang mampu mengatasi beberapa faktor kesulitan yang dijumpai pada proses manufaktur. Gambar 8 memperlihatkan tampilan monitor mesin CNC jenis E·IPC700-ECKELMANN, DNC NT-2000, WinPromateII - Baronics, Mirac PC, CamSoft, ProMotion® iCNC, maupun yang sejenis.
Gambar 8. Tampilan Monitor 2
Tampilan pada gambar di atas dihasilkan oleh PC dengan spesifikasi minimum :
.. Processing : Pentium III 1 GHz and 133 MHz Processor Bus
.. Main : 256 MB RAM (expandable to 512 MB RAM) Single DIMM Slot Memory
.. Video : 4 MB
.. Retentive Variable Storage : 32K NVRAM (onboard) for PC Control
.. Diagnostics Functions : Watchdog Timer, Temperature and Fan Status Monitoring
.. Front LED Indicators (5) : Function (Text mode), Shift/ CAPS Lock, HDD/Error,
.. Power, Compact Flash Ready
.. Storage Device : Removable 2.5" Hard Disk Drive, 20GB
.. Compact Flash : (1) Port - Front Access – Not Supported in Windows NT
.. USB (Rev 1.0) : (1) Port - Side Access – Not Supported in Windows NT (2) Ports - Front Access – Not Supported in Windows NT
.. Serial Port : (2) RS232 serial ports Parallel

.. Parallel Port : ECP+EPP parallel port
.. Ethernet : 10/100 Base T Ethernet
.. PS/2 : PS/2 keyboard and PS/2 mouse ports
.. Expansion Slots : One PCI Slot, One PCI/ISA SlotExpansion
.. Display : 15" Active Matrix LCD (1024x 768 resolution)
.. Touch Screen Control : Standard unit does not include touch screen control. Touch screen control is a factory-installed option.
.. Vertical Side Keys : 8 keys along each side of display for PC Control. Optionally,
.. these keys may be factory configured as direct inputs to a GE Fanuc CNC via I/O Link.
.. Numeric/Control Keys : Full numberic keypad and Keyboard functions (Arrow keys, Tab, esc, space, alt, delete, ctrl, etc.)
.. Horizontal Keys : 28 keys located below display. Text mode key (locking) for
.. alpha characters. CAPS Lock key for alpha characters caps switch.
.. Floppy Disk Drive : External FDD Connector for operator panel mounting
.. Compact Disk Rom Drive : External IDE Connector for operator panel mounting
.. Power Supply : Removable 120/240 Power Supply, Auto Sensing
.. Operating System : Windows NT, Windows 2000
.. Outline Specification : 18.85in (W) x 13.86in (H) x 7.16in (D) 478.8mm (W) x 352.0mm (H) x 181.9mm (D)
.. Environmental Protection : IP65 when panel mounted
.. Standards and Certification : CE and UL Hazardous (Class1, Division 2)
5. Kode Standar Mesin CNC
Mesin CNC hanya dapat membaca kode standar yang telah disepakati oleh industri yang membuat mesin CNC. Dengan kode standar tersebut, pabrik mesin CNC dapat m
enggunakan PC sebagai input yang diproduksi sendiri atau yang direkomendasikan. Kode standar pada mesin CNC yaitu :






Sabtu, 10 April 2010

Karomah KH. Asrori Al-Ishaqi www.karomah.com

Tergelitik hati untuk menuliskan tentang pengalaman pribadi, bagaimana luar biasanya karomah yang dimiliki oleh KH. Asrori Al-Ishaqi r.a, setelah membaca buku "Karomah Para Kiai" oleh Samsul Munir Amin.


Karomah-atau dalam Bahasa Indonesia : keramat- memang suatu peristiwa yang sulit diterima akal pikiran manusia pada umumnya. Akan tetapi karomah sering dijumpai dalam berbagai literatur keagamaan, termasuk dalam berbagai literatur-literatur agama selain Islam.


Ada suatu peristiwa yang secara tidak langsung, menurut penulis buku sebagai karomah dari Habib Husein Alaydrus, yang saya pikir mungkin hampir mirip dengan yang pernah saya alami.


Hari itu, Minggu, seperti biasa ada pengajian ahad pagi di Pondok Pesantren As Salafi Al Fitrah, kediaman Romo Kyai Ahmad Asrori. Saya dan teman saya berniat untuk menghadirinya ketika itu. Dan kami pun berangkat dari kost-an kami menuju kesana dengan berboncengan sepeda motor.


Tidak berapa jauh kami dapati, ban belakang motor kempes, kami berpikiran kalau ban ini bocor tentu kami harus menambalnya dan akan perlu waktu yang agak lama, akibatnya kami akan ketinggalan ceramah Kyai Asrori.


Maka kami putuskan, untuk hanya menambah angin saja, mudah-mudahan cukup sampai di pondok, kalau memang ban itu bocor, setelah acara nanti ban itu baru ditambal.


Alhamdulillah, kami pun sampai dipondok dengan selamat, dan dapat mengikuti ceramah Kyai Asrori dari awal hingga akhir. Dan setelah acara berakhir kami pun pulang.


Dalam perjalanan pulang tidak ada tanda-tanda ban motor kempes, kami pulang dengan lancar. Sampai di kost-an, setelah kami ganti baju dan ngobrol-ngobrol di dekat motor itu, tiba-tiba "peessshhh", ban motor itu kempes, dan harus dibawa ke tukang tambal ban untuk ditambal.


Peristiwa itu, menurut saya, walaupun tidak secara langsung, merupakan bagian dari karomah Kyai Asrori Al Ishaqi r.a. Karena karomahnya kami berangkat dan pulang pengajian dengan lancar.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa aafihi wa'fuanhu............
Diposkan oleh Muhammad Isa di 03:58 0 komentar
Kenangan KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi
Kenangan KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi
Pimpin Doa dengan Infus di Tangan

RIBUAN orang menangis histeris. Ini terjadi ketika jenazah Hadratus Syekh KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi dimasukkan ke liang lahat, kemarin. Kiai dengan wajah sejuk itu dikenal sebagai imam dan guru Tarekat Qodiriyah wan Naqsabandiyah Al-Usmaniyah yang sedang digandrungi jamaah. Kehadirannya dalam setiap majelis dzikir selalu diharapkan. Doa yang dipanjatkan selalu ditunggu jutaan jamaah Tarekat di seluruh Indonesia, bahkan sampai Singapura, Malaysia, Brunei dan Thailand.

Kiai Asrori -demikian ia biasa dipanggil--kemarin dini hari menghembuskan nafas terakhir. Penyakit kanker yang menghinggapi tubuhnya sejak tiga tahun lalu menyebabkan ia harus menyerah ke Sang Khalik. Jenazah pimpinan Pondok Pesantren Al Fitrah, Kedinding, Surabaya ini dimakamkan di kompleks pondoknya sekitar pukul 11.00 WIB. Meski sudah sakit lama, namun mening¬galkan kiai kharismatis ini tetap saja mengagetkan para santrinya.

Saya mengenal pimpinan tertinggi tarekat ini sudah sejak lama. Bahkan, namanya selalu disebut-sebut ayah saya yang memang juga penganut tarekat ini. Namun, baru mengenal secara pribadi setelah diperkenalkan KH Imam Sughrowadi saat berlangsung manaqib dan zikir kubro di pondok pesantrennya di Blitar, tahun 2005. Setelah itu, beberapa kali saya mengikuti pertemuan khusus dengan para santri setiap habis salat Jumat di kediamannya.

Mengapa para jamaah begitu kehilang¬an kiai kharismatis ini? Selain ia adalah imam tertinggi thariqah yang memiliki jamaah terbesar di Indonesia ini, Kiai Asrori juga sangat mencintai jamaahnya. Ini ditunjukkan ketika berlangsung dikir akbar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke 714, tiga tahun lalu. Seperti diketahui, sejak tahun 2006, di Balaikota Surabaya selalu digelar zikir akbar yang dipimpin Kiai Asrori. Ini menjadi tradisi puncak kegiatan hari jadi sejak tahun itu.

Nah, memasuki tahun kedua, Kiai Asrori mulai menderita sakit kanker darah. Beberapa hari menjelang acara berlangsung, ia harus masuk rumah sakit. Maka, zikir akbar di balai kota itu pun terancam berlangsung tanpa keberadaan Kiai Asrori. Sebagai antisipasi, panitia menyiapkan jalur khusus kursi roda menuju panggung utama untuknya. Baru pagi hari menjelang acara berlangsung, didapat kepastian Kiai akan hadir di majelis zikir tersebut.

Seorang santri dekatnya bilang, ketika itu Kiai memutuskan untuk hadir kare¬na kasihan sama jamaah. "Mereka itu datang dari berbagai kota ingin melihat wajah saya, ingin mengamini doa saya. Karena itu, meski bagaimana pun saya harus datang agar mereka tidak kecewa,'' katanya seperti ditirukan santri tersebut. Akhirnya, Kiai Asrori hadir di majelis itu dengan memakai kursi roda dan infus di tangan.

Begitu selesai berdoa, kiai pamit pulang. "Mohon maaf, saya sudah tidak kuat. Saya mohon pamit dulu untuk beristirahat,'' katanya dengan berbisik kepada saya. Kehadiran kiai di majelis zikir dalam keadaan sakit itu membuat puluhan ribu jamaah yang hadir menangis. Saat itu, saya melihat Menkominfo Prof Dr Mohammad Nuh yang hadir dan sejumlah habaib serta para santri terdekatnya menyeka air mata. Belakangan, Kiai Asrori juga seirng menghadiri acara zikir meski masih dalam keadaan sakit.

Dalam haul Akbar terakhir di Ponpes Alfitrah Kedinding bulan lalu, Kiai Asrori juga memimpin sendiri doanya. Hanya saja, tabung alat bantu pernafasan selalu tersedia di sampingnya. Tampaknya, haul bulan lalu itu merupakan haul pamitan beliau kepada para jamaahnya. Setelah itu, sakit beliau semakin parah. Beberapa jam menjelang subuh kemarin, kanker darah telah mengantarkan beliau ke peristirahatan terakhirnya dalam usia 52 tahun.

Acara haul tahunan ini dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai kota dan luar negeri. Para jamaah biasanya ditampung di rumah-rumah di sekitar pondok. Untuk makan para jamaah, juga disiapkan ratusan ribu bungkus nasi. Di antaranya juga merupakan sumbangan para warga di sekitar pondok. Pada haul ter¬akhir kemarin, hadir ulama besar dari Makkah, Habib Umar Al-Jaelani.

Dia adalah cucu Syekh Abdul Qadir Jaelani, ulama yang menjadi panutan pa¬ra penganut tarekat. Dalam setiap haul, kisah hidup ulama yang dipercaya sebagai wali Allah ini dibacakan. Kisah itu dikenal dengan kitab Manaqib. Manaqib ini dibaca bersamaan dengan salawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad.

Kiai Asrori lahir di Surabaya, 17 Agustus 1957. Ini berarti meninggal sehari se¬telah ulang tahunnya ke 52 kemarin. Dia adalah putra kiai besar di wilayah Surabaya utara, KH Usman Al-Ishaqi. Ayahnya juga seorang mursyid tarekat. Setelah menikahi Ibu Nyai Muthia Setiyawati, Kiai Asrori dikaruniai tiga orang putra dan dua orang putri. Putra terbesarnya kini masih studi di perguruan tinggi.

Kiai Asrori meninggalkan kita semua dalam usia yang relatif masih muda. Namun, ia telah berhasil menjadi panutan dari jutaan jamaah tarekat di berbagai nusantara dan negara-negara lainnya. Akankah lahir kiai pengganti beliau yang bisa menjadi penutan kita semua? Sungguh Kiai, kami pasti akan rindu dengan fatwa-fatwa dan wajah sejukmu.

Karomah KH. Asrori Al-Ishaqi


Tergelitik hati untuk menuliskan tentang pengalaman pribadi, bagaimana luar biasanya karomah yang dimiliki oleh KH. Asrori Al-Ishaqi r.a, setelah membaca buku "Karomah Para Kiai" oleh Samsul Munir Amin.

Karomah-atau dalam Bahasa Indonesia : keramat- memang suatu peristiwa yang sulit diterima akal pikiran manusia pada umumnya. Akan tetapi karomah sering dijumpai dalam berbagai literatur keagamaan, termasuk dalam berbagai literatur-literatur agama selain Islam.

Ada suatu peristiwa yang secara tidak langsung, menurut penulis buku sebagai karomah dari Habib Husein Alaydrus, yang saya pikir mungkin hampir mirip dengan yang pernah saya alami.

Hari itu, Minggu, seperti biasa ada pengajian ahad pagi di Pondok Pesantren As Salafi Al Fitrah, kediaman Romo Kyai Ahmad Asrori. Saya dan teman saya berniat untuk menghadirinya ketika itu. Dan kami pun berangkat dari kost-an kami menuju kesana dengan berboncengan sepeda motor.

Tidak berapa jauh kami dapati, ban belakang motor kempes, kami berpikiran kalau ban ini bocor tentu kami harus menambalnya dan akan perlu waktu yang agak lama, akibatnya kami akan ketinggalan ceramah Kyai Asrori.

Maka kami putuskan, untuk hanya menambah angin saja, mudah-mudahan cukup sampai di pondok, kalau memang ban itu bocor, setelah acara nanti ban itu baru ditambal.

Alhamdulillah, kami pun sampai dipondok dengan selamat, dan dapat mengikuti ceramah Kyai Asrori dari awal hingga akhir. Dan setelah acara berakhir kami pun pulang.

Dalam perjalanan pulang tidak ada tanda-tanda ban motor kempes, kami pulang dengan lancar. Sampai di kost-an, setelah kami ganti baju dan ngobrol-ngobrol di dekat motor itu, tiba-tiba "peessshhh", ban motor itu kempes, dan harus dibawa ke tukang tambal ban untuk ditambal.

Peristiwa itu, menurut saya, walaupun tidak secara langsung, merupakan bagian dari karomah Kyai Asrori Al Ishaqi r.a. Karena karomahnya kami berangkat dan pulang pengajian dengan lancar.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa aafihi wa'fuanhu............

Kenangan KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi

Kenangan KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi
Pimpin Doa dengan Infus di Tangan

RIBUAN orang menangis histeris. Ini terjadi ketika jenazah Hadratus Syekh KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi dimasukkan ke liang lahat, kemarin. Kiai dengan wajah sejuk itu dikenal sebagai imam dan guru Tarekat Qodiriyah wan Naqsabandiyah Al-Usmaniyah yang sedang digandrungi jamaah. Kehadirannya dalam setiap majelis dzikir selalu diharapkan. Doa yang dipanjatkan selalu ditunggu jutaan jamaah Tarekat di seluruh Indonesia, bahkan sampai Singapura, Malaysia, Brunei dan Thailand.

Kiai Asrori -demikian ia biasa dipanggil--kemarin dini hari menghembuskan nafas terakhir. Penyakit kanker yang menghinggapi tubuhnya sejak tiga tahun lalu menyebabkan ia harus menyerah ke Sang Khalik. Jenazah pimpinan Pondok Pesantren Al Fitrah, Kedinding, Surabaya ini dimakamkan di kompleks pondoknya sekitar pukul 11.00 WIB. Meski sudah sakit lama, namun mening­galkan kiai kharismatis ini tetap saja mengagetkan para santrinya.

Saya mengenal pimpinan tertinggi tarekat ini sudah sejak lama. Bahkan, namanya selalu disebut-sebut ayah saya yang memang juga penganut tarekat ini. Namun, baru mengenal secara pribadi setelah diperkenalkan KH Imam Sughrowadi saat berlangsung manaqib dan zikir kubro di pondok pesantrennya di Blitar, tahun 2005. Setelah itu, beberapa kali saya mengikuti pertemuan khusus dengan para santri setiap habis salat Jumat di kediamannya.

Mengapa para jamaah begitu kehilang­an kiai kharismatis ini? Selain ia adalah imam tertinggi thariqah yang memiliki jamaah terbesar di Indonesia ini, Kiai Asrori juga sangat mencintai jamaahnya. Ini ditunjukkan ketika berlangsung dikir akbar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke 714, tiga tahun lalu. Seperti diketahui, sejak tahun 2006, di Balaikota Surabaya selalu digelar zikir akbar yang dipimpin Kiai Asrori. Ini menjadi tradisi puncak kegiatan hari jadi sejak tahun itu.

Nah, memasuki tahun kedua, Kiai Asrori mulai menderita sakit kanker darah. Beberapa hari menjelang acara berlangsung, ia harus masuk rumah sakit. Maka, zikir akbar di balai kota itu pun terancam berlangsung tanpa keberadaan Kiai Asrori. Sebagai antisipasi, panitia menyiapkan jalur khusus kursi roda menuju panggung utama untuknya. Baru pagi hari menjelang acara berlangsung, didapat kepastian Kiai akan hadir di majelis zikir tersebut.

Seorang santri dekatnya bilang, ketika itu Kiai memutuskan untuk hadir kare­na kasihan sama jamaah. "Mereka itu datang dari berbagai kota ingin melihat wajah saya, ingin mengamini doa saya. Karena itu, meski bagaimana pun saya harus datang agar mereka tidak kecewa,'' katanya seperti ditirukan santri tersebut. Akhirnya, Kiai Asrori hadir di majelis itu dengan memakai kursi roda dan infus di tangan.

Begitu selesai berdoa, kiai pamit pulang. "Mohon maaf, saya sudah tidak kuat. Saya mohon pamit dulu untuk beristirahat,'' katanya dengan berbisik kepada saya. Kehadiran kiai di majelis zikir dalam keadaan sakit itu membuat puluhan ribu jamaah yang hadir menangis. Saat itu, saya melihat Menkominfo Prof Dr Mohammad Nuh yang hadir dan sejumlah habaib serta para santri terdekatnya menyeka air mata. Belakangan, Kiai Asrori juga seirng menghadiri acara zikir meski masih dalam keadaan sakit.

Dalam haul Akbar terakhir di Ponpes Alfitrah Kedinding bulan lalu, Kiai Asrori juga memimpin sendiri doanya. Hanya saja, tabung alat bantu pernafasan selalu tersedia di sampingnya. Tampaknya, haul bulan lalu itu merupakan haul pamitan beliau kepada para jamaahnya. Setelah itu, sakit beliau semakin parah. Beberapa jam menjelang subuh kemarin, kanker darah telah mengantarkan beliau ke peristirahatan terakhirnya dalam usia 52 tahun.

Acara haul tahunan ini dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai kota dan luar negeri. Para jamaah biasanya ditampung di rumah-rumah di sekitar pondok. Untuk makan para jamaah, juga disiapkan ratusan ribu bungkus nasi. Di antaranya juga merupakan sumbangan para warga di sekitar pondok. Pada haul ter­akhir kemarin, hadir ulama besar dari Makkah, Habib Umar Al-Jaelani.

Dia adalah cucu Syekh Abdul Qadir Jaelani, ulama yang menjadi panutan pa­ra penganut tarekat. Dalam setiap haul, kisah hidup ulama yang dipercaya sebagai wali Allah ini dibacakan. Kisah itu dikenal dengan kitab Manaqib. Manaqib ini dibaca bersamaan dengan salawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad.

Kiai Asrori lahir di Surabaya, 17 Agustus 1957. Ini berarti meninggal sehari se­telah ulang tahunnya ke 52 kemarin. Dia adalah putra kiai besar di wilayah Surabaya utara, KH Usman Al-Ishaqi. Ayahnya juga seorang mursyid tarekat. Setelah menikahi Ibu Nyai Muthia Setiyawati, Kiai Asrori dikaruniai tiga orang putra dan dua orang putri. Putra terbesarnya kini masih studi di perguruan tinggi.

Kiai Asrori meninggalkan kita semua dalam usia yang relatif masih muda. Namun, ia telah berhasil menjadi panutan dari jutaan jamaah tarekat di berbagai nusantara dan negara-negara lainnya. Akankah lahir kiai pengganti beliau yang bisa menjadi penutan kita semua? Sungguh Kiai, kami pasti akan rindu dengan fatwa-fatwa dan wajah sejukmu.

New Search